Tidak ada yang hilang diam-diam
Yang paling lama tidak kembali, paling atas.
Kapan saja, siang atau malam, ke jaring di bawah pohon.
Kebun Durian memastikan setiap buah yang jatuh berakhir tercatat — dan yang tidak, ketahuan.
Kenapa sulit
Begitu buah lepas, tidak ada lagi yang menghubungkannya dengan pohonnya.
Karena itu penghubungnya dipasang sebelum buah jatuh — stiker berkode di plastik pembungkus.
Taruhannya
Berapa yang hilang tiap musim, tidak ada yang tahu. Itu persis masalahnya.
Alat ini mengubah firasat jadi nama.
Cara kerjanya
Tempel stiker saat membungkus
Pindai nomor pohon sekali, lalu stiker satu per satu.
Patroli harian
Keliling tiap blok, catat yang jatuh, tekan selesai — walau tidak ada.
Serah terima
Berapa yang benar-benar sampai, ditimbang orang kedua.
Perlu ditinjau
Yang ditandai tapi tidak pernah kembali, berkumpul di satu daftar.
Di dalam aplikasi
Yang paling lama tidak kembali, paling atas.
Muncul saat serah terima dikonfirmasi, dan tinggal di sana seterusnya.
Berapa buah yang sebentar lagi melewati ambangnya.
Prinsip yang mengikat
Selisih serah terima tidak pernah dihapus dan tidak pernah dikoreksi.
Yang perlu dilihat bukan satu patroli yang kurang dua buah, melainkan orang yang patrolinya selalu kurang.
Lapangan
Tombol besar, teks sedikit. Sinyal putus, catatannya tetap tersimpan di HP.
Kode tidak terbaca, kodenya bisa diketik. Buah datang tanpa kode, buahnya tetap bisa dicatat. Tidak ada jalan di mana pekerja gagal mencatat buah yang ada di tangannya.
Satu hal saja, dan dikerjakan sampai bisa dipakai tiap hari.
Nomor pohon bersifat tetap. Siapa pun yang sudah memotretnya bisa menempel stiker dari jauh — memindai membuat kesalahan jujur jadi sulit, bukan kecurangan.
Satu kebun keluarga, belum melewati satu musim penuh. Setiap angka di gambar halaman ini karangan.
Kebun baru dibuka lewat percakapan langsung, bukan lewat pendaftaran sendiri.
Masuk Untuk kebun yang sudah terdaftar